Titan, Tempat Paling Layak Huni Menggantikan Bumi
Rahasia Menjadi Manusia yang Kaya Raya
40 Bentuk PC Paling Menakjubkan Yang Belum Pernah Anda Lihat
10 Negara Ini Pernah Ada di Bumi dan Sekarang Hilang
9 Tuntutan Yang Pernah Dilayangkan Kepada Google
Iran menyebutkan sistem komputer di negaranya telah diserang oleh program jahat Duqu. Beruntung, mereka mengaku sudah menemukan cara untuk mengendalikan malware komputer tersebut.Rahasia Menjadi Manusia yang Kaya Raya
40 Bentuk PC Paling Menakjubkan Yang Belum Pernah Anda Lihat
10 Negara Ini Pernah Ada di Bumi dan Sekarang Hilang
9 Tuntutan Yang Pernah Dilayangkan Kepada Google
Duqu adalah sejenis program jahat yang mirip dengan virus Stuxnet. Stuxnet pada tahun 2010 silam menyerang fasilitas nuklir milik Iran dan menginfeksi lebih dari 30 ribu komputer.
"Software untuk mengontrol Duqu telah dikembangkan dan tersedia bagi lembaga dan perusahaan di Iran," sebut Kepala Pertahanan Sipil Iran, Brigadir Jenderal Gholamreza Jalali seperti dilansir Reuters, Selasa (15/11/2011).
Disebutkannya proses eliminasi telah mereka lakukan dan penetrasi virus tersebut pada jaringan sebuah lembaga kini dalam pengawasan mereka. "Unit keamanan cyber bekerja siang malam melawan serangan cyber dan virus pengintai," tambahnya.
Laporan firma keamanan asal Amerika Serikat Symantec menyebutkan, infeksi Duqu dilaporkan menyerang beberapa negara, termasuk Iran, Prancis, Inggris dan India, sejak pertengahan Oktober.
Sementara Microsoft menyebutkan, virus tersebut mengambil keuntungan dari kerentanan Windows untuk menyuntikkan kode jahat pada 'jantung' sistem sebuah komputer.
Kesamaan sifat Duqu dan Stuxnet memunculkan spekulasi bahwa malware ini dibuat oleh orang yang sama atau penjahat cyber di balik Stuxnet memberikan kode ke pengembang Duqu. Namun dugaan ini hingga sekarang belum terbukti.
Meski mirip Stuxnet, Duqu dirancang untuk mengumpulkan informasi intelijen guna melakukan serangan lanjutan pada sistem kontrol industri. Adapun Stuxnet dirancang untuk menyerang sistem kontrol komputer buatan raksasa industri asal Jerman Siemens.
Sebagian besar infeksi virus Stuxnet ditemukan di Iran. Hal ini menimbulkan dugaan bahwa serangan tersebut sengaja dilakukan untuk menyabotase fasilitas nuklir milik negeri yang dipimpin Ahmadinejad tersebut.
Ternyata Para Pria di Indonesia Terancam Jomblo Permanen
Beginilah Gambaran Acara-acara TV 2013 di Indonesia (Komik)
0 komentar:
Posting Komentar
Komen yang sopan....
Kalau ada kesalahan pada posting atau link rusak. Bilang aja sama admin.
Jangan nge SPAM, jangan karena blog ini dofollow
Intinya, Anda sopan saya segan, Anda lancang saya cincang...!!!
Saya memoderasi komentar Anda, supaya saya bisa membaca komentar2 dari Anda