Titan, Tempat Paling Layak Huni Menggantikan Bumi
Rahasia Menjadi Manusia yang Kaya Raya
40 Bentuk PC Paling Menakjubkan Yang Belum Pernah Anda Lihat
10 Negara Ini Pernah Ada di Bumi dan Sekarang Hilang
9 Tuntutan Yang Pernah Dilayangkan Kepada Google
Rahasia Menjadi Manusia yang Kaya Raya
40 Bentuk PC Paling Menakjubkan Yang Belum Pernah Anda Lihat
10 Negara Ini Pernah Ada di Bumi dan Sekarang Hilang
9 Tuntutan Yang Pernah Dilayangkan Kepada Google
Pada 19 September 1989, seorang teroris Libya meledakkan bom koper UTA Penerbangan 772 di atas gurun Sahara, menewaskan semua 170 orang di dalamnya.
Karena kecelakaan, potongan pesawat itu masih tersebar di seluruh daerah, satu-satunya indikasi tragedi yang terjadi di sana. Setelah 18 tahun penuh puing-puing, para keluarga korban berkumpul dan memutuskan untuk membangun monumen di salah satu tempat paling terpencil di dunia.
Didanai dengan 170 juta dolar paket bantuan yang diberikan oleh pemerintah Libya, truk didorong hampir 44 mil keluar untuk mengangkut batu yang tak terhitung jumlahnya untuk menempatkan di lokasi kecelakaan. Setelah dua bulan bekerja yang sangat melelahkan dalam iklim brutal, monumen itu telah selesai. Batu-batu jika dilihat dari atas menyerupai kompas dengan pesawat di dalamnya.
Di pinggir monumen adalah 170 cermin rusak, setiap cermin melambangkan korban dalam kecelakaan itu. Salah satu ujung monumen, salah satu sayap pesawat berdiri ujung atas, dengan sebuah plakat yang berisi daftar nama-nama korban.
Karena kecelakaan, potongan pesawat itu masih tersebar di seluruh daerah, satu-satunya indikasi tragedi yang terjadi di sana. Setelah 18 tahun penuh puing-puing, para keluarga korban berkumpul dan memutuskan untuk membangun monumen di salah satu tempat paling terpencil di dunia.
Didanai dengan 170 juta dolar paket bantuan yang diberikan oleh pemerintah Libya, truk didorong hampir 44 mil keluar untuk mengangkut batu yang tak terhitung jumlahnya untuk menempatkan di lokasi kecelakaan. Setelah dua bulan bekerja yang sangat melelahkan dalam iklim brutal, monumen itu telah selesai. Batu-batu jika dilihat dari atas menyerupai kompas dengan pesawat di dalamnya.
Di pinggir monumen adalah 170 cermin rusak, setiap cermin melambangkan korban dalam kecelakaan itu. Salah satu ujung monumen, salah satu sayap pesawat berdiri ujung atas, dengan sebuah plakat yang berisi daftar nama-nama korban.
Ternyata Para Pria di Indonesia Terancam Jomblo Permanen
Beginilah Gambaran Acara-acara TV 2013 di Indonesia (Komik)



0 komentar:
Posting Komentar
Komen yang sopan....
Kalau ada kesalahan pada posting atau link rusak. Bilang aja sama admin.
Jangan nge SPAM, jangan karena blog ini dofollow
Intinya, Anda sopan saya segan, Anda lancang saya cincang...!!!
Saya memoderasi komentar Anda, supaya saya bisa membaca komentar2 dari Anda